PATAH YANG TABAH

      Aku melilih bersembunyi dari balik tawamu yang mekar di ujung jalan. Membiarkanmu berbagi hangat dengan genggaman yang lebih erat. Sebab yang merindukan pulang ialah mereka-mereka yang lelah mencari namun tak dapat menemukan. Begitulah merelakan, selalu ada bagian tubuh yang dipaksa menerima dari setiap kekalahan.
      
      Aku tahu, ini baik bagimu namun sepenuhnya tidak bagiku. Kurawat patah ini sedemikian tabah, kubesarkan ikhlas ini dengan membenamkan semua amarah. Dan kelak kupulihkan sendiri rasa sakit ini oleh sabar yang tak pernah menghianati.

      Segala yang usai, tidak perlu menjadi abu berikan warna lain agar kehidupan tetap menarik untuk terus menggali kebahagiaan selepas mengecap kepahitan.

Komentar

Posting Komentar